Laman

Thursday, August 18, 2011

Tak Kunjung Punya Anak, Tony Leung Ceraikan Istri?

Tak Kunjung Punya Anak, Tony Leung Ceraikan Istri?


Tak Kunjung Punya Anak, Tony Leung Ceraikan Istri?

Posted: 17 Aug 2011 11:42 PM PDT

HONG KONG - Belum juga dikaruniai anak, pasangan suami istri Tony Leung-Carina Lau kabarnya sepakat mengakhiri pernikahan.
 
Menurut media setempat, seperti dilansir Xi Msn, selain dipicu soal anak, alasan lain karena Tony mengalami tekanan batin dengan sikap Carina yang lebih mendominasi rumah tangga.
 
Perbedaan karakter keduanya, gosipnya turut memicu pertengkaran yang tidak bisa dihindarkan. Tony yang pendiam lebih senang menghabiskan waktu sendirian. Sementara, Carina adalah orang yang sangat aktif dan suka berada di bawah sorotan kamera. Akibatnya, hubungan keduanya menjadi renggang.
 
Guna menghindari ekspos media massa, masing-masing memilih menyibukkan diri dengan karier. Menanggapi rumor tersebut, manajemen Carina dengan tegas membantah. Dia mengatakan, banyak rumor sejak pasangan ini mulai berkencan.
 
"Mereka masih bersama. Mereka merasa lelah terus menerus mengklarifikasi rumor yang tidak penting," tandas manajemen Carina.
(efi)

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters featured article: A 'Malign Intellectual Subculture' - George Monbiot Smears Chomsky, Herman, Peterson, Pilger And Media Lens.

Junot Jadi Presenter Berita

Posted: 17 Aug 2011 11:08 PM PDT

JAKARTA - Junot telanjur jatuh cinta pada dunia presenter. Tak heran, meski sekarang lebih banyak akting, Junot tetap antusias jika mendapat tawaran presenter.
 
"Enggak gue tinggalin, maksudnya gue masih berada di dunia presenter. Sekarang gue presenter bawain acara news," ujar Junot saat ditemui di studio RCTI, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Kamis (18/8/2011).

Menurut Junot, dunia akting dan presenter merupakan hal berbeda, namun juga punya kesamaan. Kekasih Agni Prastitha ini menikmati bisa menjalani dua pekerjaan tersebut.

"Nyaman, enak banget. Cuma kalau untuk film sama presenter beda. Permasalahannya cuma beda di tempat, medianya, presenter sama akting sama-sama pakai skrip. Kalau akting jadi orang lain, kalau presenter jadi diri sendiri," paparnya.

Dari sisi prestasi, dunia akting diakui Junot membawanya pada puncak karier. Namun, bintang film Punk in Love ini tetap menganggap dunia presenter menyenangkan.

"Kalau pencapaiannya lebih enak untuk film, sedangkan kalau dari sisi efektifitas pekerjaan lebih enak di presenting," tukasnya.

(rik)

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters featured article: A 'Malign Intellectual Subculture' - George Monbiot Smears Chomsky, Herman, Peterson, Pilger And Media Lens.

Atraksi di Taiwan, Limbad Ditabrak Mobil

Posted: 17 Aug 2011 10:50 PM PDT

JAKARTA - Limbad tak sabar untuk go international. Rencananya setelah Lebaran hari kedua, pesulap asal Tegal itu akan unjuk kebolehan di Taiwan.

"Habis Lebaran rencananya akan tampil di Taiwan. Saya diundang oleh perusahaan sana," ungkap Limbad saat ditemui di acara Mahakarya RCTI di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu (17/8/2011) malam.
 
Limbad menjelaskan tentang atraksi yang akan dilakukan nanti. Rencananya pesulap berpenampilan serbahitam itu akan melakukan aksi ditabrak mobil berkecepatan tinggi.

"Atraksi nanti saya akan ditabrak mobil dengan kecepatan 80 km/jam kurang lebih. Sebelumnya pernah, tapi dengan mobil lama. Kalau di sana nanti menggunakan mobil sport," paparnya.

Untuk melakukan aksi berbahaya tersebut, Limbad tidak melakukan persiapan apapun. Limbad hanya berbekal keyakinan bahwa dia mampu menjalani.

"Saya enggak pernah ada persiapan. Yang penting yakin dan nekat. Lagian kalau latihan, mobil siapa yang mau ditabrakin," kilahnya.

Setiap Limbad akan melakukan atraksi, sang istri Susi Indrawati, syok. Biasanya Limbad selalu memberikan pengertian. "Setiap bikin konsep, pasti istri saya syok. Saya kasih keyakinan saja, kasih gambaran sama istri bahwa atraksi itu benar-benar sudah diperhitungkan," tambahnya.

Ada keinginan Limbad yang sampai saat ini belum terlaksana. Suatu saat dia akan melakukan atraksi mengerikan yaitu kulitnya digantung di helikopter dan dibawa keliling DKI. Dia juga tertantang ditabrak kereta api.(ang)

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters featured article: A 'Malign Intellectual Subculture' - George Monbiot Smears Chomsky, Herman, Peterson, Pilger And Media Lens.

No comments:

Post a Comment