Laman

Saturday, September 18, 2010

Diajak Syuting, Anak Olla Ramlan Ngamuk

Diajak Syuting, Anak Olla Ramlan Ngamuk


Diajak Syuting, Anak Olla Ramlan Ngamuk

Posted: 18 Sep 2010 12:30 AM PDT

JAKARTA - Lebaran sudah sepekan berlalu. Namun, masih saja menyisakan cerita bagi masyarakat Urban, yaitu pembantu yang mudik. Kondisi ini turut dialami Olla Ramlan. Ditinggal mudik, membuat Olla kerepotan mengurus anak. Olla pun membawa serta buah hatinya ke lokasi syuting.

Namun apa yang terjadi? Bintang sitkom Orang Kaya Baru tak kuasa menahan amarah anaknya saat dibawa ke lokasi syuting.

Olla membawa anaknya, Sean untuk menemani syuting menjadi presenter Dahsyat. Usai syuting, Sean sempat mengamuk saat ibunya dimintai foto oleh salah satu penggemar. Tak mau amarah anaknya makin menjadi, Olla langsung beranjak pergi.

"Dia lagi marah sekarang, susternya lagi pulang kampung jadi aku bawa-bawa. Dia kayanya lagi bete banget," ujar Olla saat ditemui di Studio RCTI, Jakarta, Sabtu (18/9/2010).

Meski terlihat kewalahan menahan amarah anaknya, artis yang mengawali karir di bidang modeling ini mengaku tak kesulitan mengurus anak tanpa baby sister.

"Susah sih enggak, cuma hari ini kayaknya dia lagi marah-marah terus. Jadi maaf ya di terusin besok saja wawancaranya, besok kan masih ada," pungkasnya. (nsa)(uky)

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read our FAQ page at fivefilters.org/content-only/faq.php
Five Filters featured article: Beyond Hiroshima - The Non-Reporting of Falluja's Cancer Catastrophe.

Qory Sandioriva Banyak Diincar Pengacara

Posted: 17 Sep 2010 10:05 PM PDT

JAKARTA - Masalah yang menerpa Qory Sandioriva membuat dirinya banyak diincar pengacara. Namun Puteri Indonesia 2009 itu akhirnya menjatuhkan pilihan kepada Malik Bawazier sebagai kuasa hukumnya.

"Qory meminta perlindungan hukum ke saya. Sebenarnya banyak lawyer-lawyer yang mau jadi kuasa hukumnya tapi dia menunjuk saya. Saya baru terima surat kuasa hari Kamis kemarin," ungkap Malik Bawazier saat ditemui di Jalan Kartika Alam II Nomor 51, Pondok Indah, Jakarta, Jumat (17/9/2010) malam.

Malik menjelaskan, Qory datang dalam kondisi yang terlihat syok dan trauma sambil menangis. Qory lantas menjelaskan masalah yang menerpanya kepada pengacara yang juga suami dari artis Cut Keke itu.

"Dia datang ke saya dalam kondisi yang syok dan trauma. Dia bercerita masalah yang dihadapinya sambil menangis. Dia bercerita apa yang dialami bukan hanya semasa sebelum pemilihan Putri Indonesia atau pada saat terpilih Putri Indonesia," jelasnya.

Setelah ditunjuk menjadi kuasa hukum, Malik menyarankan Qory dan ibunya menempuh jalan damai dan sama-sama mencari solusi terbaik.

"Saya berharap, mudah-mudahan ke depannya bisa ada solusi yang terbaik. Karena biar bagaimanapun juga ini kan permasalahan ibu dan anaknya. Saya akan membantu mediasi dan mudah-mudahan ini berakhir dengan cara yang baik," tandasnya. (nsa)(uky)

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read our FAQ page at fivefilters.org/content-only/faq.php
Five Filters featured article: Beyond Hiroshima - The Non-Reporting of Falluja's Cancer Catastrophe.

Qory Sandioriva Maafkan Ibu, Asal...

Posted: 17 Sep 2010 09:40 PM PDT

JAKARTA - Qory Sandioriva dituduh sang bunda, Fariawati, kabur dari rumah dan terpengaruh pria tua berinisial R. Meski merasa difitnah, Puteri Indonesia 2009 ini bersedia memaafkan ibunya dengan satu syarat.

"Ada satu syarat agar mediasi bisa berjalan, ibunya harus mencabut semua statement yang pernah dia keluarkan. Kalau ibunya tidak mencabut dan tidak melakukan klarifikasi di depan pers, ya bagaimana bisa mediasi?," ujar pengacara Qory, Malik Bawazier saat ditemui di Jalan Kartika Alam II Nomor 51, Pondok Indah, Jakarta, Jumat (17/9/2010) malam.

Malik beralasan, tuduhan ibunda Qory hanya membuat anaknya makin tertekan dan tersudut. Pengacara yang juga suami dari artis Cut Keke inipun menantang ibunda membuktikan sosok Mr R yang dituduhnya.

"Sekarang saya tantang balik, mana faktanya? Kalau ibunya punya fakta, beberkan fakta itu sekalian. Kalau mau membunuh karakter anaknya ya beberkan saja sekalian. Jangan tuduh-tuduh kabur dari rumah, ada pria berinisial R, nanti sebentar ada bersinisal M, Y, dan semuanya nanti disebutin. Kalau memang betul tunjuk namanya, manusianya," imbuhnya.

Malik tak mau memberi tenggat waktu kepada ibunda Qory untuk mencabut semua tuduhan yang dilontarkannya. Bahkan dia menyarankan Qory yang meminta maaf kepada ibunya, dan ingin mempertemukan keduanya di depan media.

"Tapi walaupun ibunya salah, saya tetap bilang ke Qory dia harus minta maaf sama ibunya. Nanti mungkin saya pertemukan keduanya di depan wartawan. Karena proses pertama adalah mediasi,  mudah-mudahan bisa baik," pungkasnya. (nsa)(uky)

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read our FAQ page at fivefilters.org/content-only/faq.php
Five Filters featured article: Beyond Hiroshima - The Non-Reporting of Falluja's Cancer Catastrophe.

Mau Dijemput Paksa, Qory Sandioriva Syok

Posted: 17 Sep 2010 09:22 PM PDT

JAKARTA - Kisruh antara Qory Sandioriva dengan ibunya membuat Puteri Indonesia 2009 ini tertekan. Qory mengaku syok dan belum mau bicara banyak atas tudingan sang bunda kabur dari rumah.

Setelah lama ditunggu, Qory akhirnya tak dapat mengelak lagi dari kejaran wartawan. Namun dengan wajah sembab layaknya orang habis menangis, Qory memilih irit bicara.

"Saya minta maaf sama teman-teman wartawan semua. Terima kasih sudah mau datang kesini dan punya perhatian kepada saya dengan mau mengetahui semua informasi tentang saya. Tapi sekarang ini saya dalam keadaan syok dan saya enggak bisa bicara apa-apa," ujar Qory saat ditemui di Jalan Kartika Alam II Nomor 51, Pondok Indah, Jakarta, Jumat (17/9/2010) malam.

Tak mau ambil pusing menjawab pertanyaan wartawan, Qory lalu menyerahkan masalah yang sedang dialaminya kepada Malik Bawazier selaku kuasa hukum.

"Saya serahkan seluruh informasi kepada kuasa hukum saya sepenuhnya kepada bang Malik Bawazier," pungkas Qory sambil bergegas menuju mobil.

Sebelumnya, Qory direncanakan menjalani pemotretan dengan sebuah majalah, Jumat 17 September siang. Di waktu hampir bersamaan, ibunda Qory, Fariawati mendatangi Mabes Polri dan berniat menjemput paksa anaknya dengan mendatangi lokasi pemotretan.

Rencana penjemputan paksa membuat sesi pemotretan dibatalkan. Apalagi wartawan sudah menunggu Qory di lokasi pemotretan sejak siang. (nsa)(uky)

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read our FAQ page at fivefilters.org/content-only/faq.php
Five Filters featured article: Beyond Hiroshima - The Non-Reporting of Falluja's Cancer Catastrophe.

No comments:

Post a Comment