Laman

Monday, February 1, 2010

Lagu Gigi Jadi OST Toilet 105 Tanpa Izin

Lagu Gigi Jadi OST Toilet 105 Tanpa Izin


Lagu Gigi Jadi OST Toilet 105 Tanpa Izin

Posted: 01 Feb 2010 12:26 AM PST

JAKARTA – Lagu Ya ya ya milik Gigi dijadikan original soundtrack (OST) film Toilet 105 tanpa izin mereka. Hal ini terkuak saat salah satu fans menghujat di fanpage Gigi di jejaring sosial Facebook.

"Kami tahu dari fans yang menghujat di FB. Saya mencoba melihat," ujar manajemen Gigi, Dhani, ditemui di Basecamp Gigi, Jalan Tebet Barat Raya, Jakarta Selatan, Senin (1/2/2010).

Dhani mengatakan sejak diketahui penggunaan lagu ini, Gigi langsung menunjuk penasihat hukum, yakni Mada R Mardanus. Dhani pun menjelaskan, sejak setahun lalu hanya ada tiga pihak yang berwenang menggunakan lagu ini.

"Pihak Universal sebagai pihak distribusi, pos manajemen dari pihak manajemen Gigi, dan pos record untuk bagian recordingnya," paparnya.

Menurut Dhani, sejak Gigi mengetahui lagunya digunakan oleh film Toilet 105 produksi Multivisionplus, Armand Maulana dan kawan-kawan tidak mau berbicara. Mereka menyerahkan semua kepada kuasa hukum agar tidak salah bicara.

Dhani pun menelisik penggunaan lagu yang dibilang tanpa izin itu. "Pertama, betul-betul itu (Lagu Ya ya ya) tanpa seizin manajemen dan label," urainya.
(nov)

Five Filters featured article: Chilcot Inquiry. Available tools: PDF Newspaper, Full Text RSS, Term Extraction.

Sejak Kecil Bercita-cita Jadi Camat Tawangmangu, Solo

Posted: 01 Feb 2010 12:02 AM PST

JAKARTA- Siapa tak kenal Mark Sungkar. Aktor sekaligus sutradara ini cukup terkenal, apalagi setelah digosipkan akan bercerai dengan istri ketiganya, Fanny Beauty. Tapi tidak banyak yang tahu, bahwa Mark waktu kecil pernah bercita-cita menjadi Camat Tawangmangu, Solo.

Cita-cita masa kecil ayahanda Shireen Sungkar itu terungkap dalam wawancara ekslusif okezone belum lama ini. Berikut petikan wawancaranya:

Waktu kecil pernah bermimpi menjadi apa?
Sangat sederhana. waktu kecil itu ingin jadi Camat Tawamangu. Bisa dibayangkan, sama solo tuh dekat, jadi Tawangmangu itu gunungnya Solo.

Saya tiap Sabtu-Minggu di sana, tiap libur saya habiskan di hutan, di sawah. Di sana dari kecil memang sudang cinta, makanya saya menangis ketika ke Tawangmangu sudah jadi gedung-gedung bertingkat yang sangat arogan, ini kesalahan fatal dari Pemda yg memberi ijin itu sangat tidak masuk akal. Saya cinta alam, saya dilatih di teater bagaimana bisa mengikuti gerak-gerik pepohonan dan itu menyatu.

Cita-cita jadi camat tidak tercapai karena saya tidak serius. Saya pernah ditawari caleg jadi No 1 tapi saya mundur, KPU sendiri sampai heran-heran. Partainya tidak perlu saya sebutkan, karena saat masuk politik praktis oh ternyata bukan dunia saya.

Kenapa?
Wah kotor sekali. Kalau saya bisa bicara dari hati ke hati kepada masyarakat, bisa saya rangkul untuk masuk mendukung partai kita bukan pakai uang.  Justru orang partainya sendiri yang kotor, maka saya mundur.

Sejak kapan main film?
Umur saya waktu itu masih kecil, umur 11 tahun sudah main teater saya bareng Arifin C. Noer, alhamdulillah dulu masih idealis bukan materi.

Menikmati masuk ke film?
Menyenangkan bsa masuk film banyak sekali yang bisa dipelajari jadi ilmu tidak ada yg mubazir.

Waktu saya kuliah di Belanda, saya bekerja juga di Volvo. Dari nol gak tahu mobil dari montir pelajar tahun 1975 sampai 1980. 4 bulan jadi montir ketiga terus kedua dan satu tahun jadi montir kesatu, nah ilmu itu tidak ada yg rugi.

Apa pengalaman unik Anda saat menjadi montir?
Kalo saya berlibur, saya ajak anak saya (Jamila dari istri pertama). Di jalan pasti ketemu mobil mogok, kita gak minta uang, otak atik beres ada yg ngasih 50 gulden bahkan 100 gulden jadi pulang bawa duit. (uky)

Five Filters featured article: Chilcot Inquiry. Available tools: PDF Newspaper, Full Text RSS, Term Extraction.

Shahnaz Haque Ajak Anak Mandi Hujan

Posted: 31 Jan 2010 11:55 PM PST

JAKARTA - Shahnaz Haque punya cara sendiri dalam mendidik anak. Jika orangtua lain cenderung melindungi anak berlebihan, Shahnaz malah sering mengajak anaknya mandi air hujan.

"Kalau musim hujan, saya ajak anak main mandi hujan karena saya memang mau melatih daya tahan tubuh mereka supaya tidak rentan," jelas Shahnaz yang ditemui di Intercontinental MidPlaza, Jakarta, Senin (1/2/2010).

Istri Gilang Ramadhan ini heran dengan kondisi kesehatan anak jalanan yang tahan banting, meski setiap hari hidup di jalanan dan jauh dari kata steril.

"Saya heran anak jalanan yang enggak pernah imunisasi masih bisa hidup sehat. Jangan terlalu anak disteril, kasih anak sekali-sekali terpapar air hujan dan terpapar dengan tanah. Dengan begitu, kita membentuk daya tahan tubuhnya dengan baik," saran Shahnaz.

Adik Marissa Haque ini berprinsip memberi keleluasaan tempat bermain bagi anak. Dia tak mau membatasi ruang gerak anak.

"Tapi daya tahan tubuh harus diperhatikan. Saya juga mengecek tempat bermain dan sokolahnya. Sejauh ini, anak-anak tidak mengalami masalah kesehatan. Saya biarkan mereka mengeksplorasi dirinya. Biasanya anak yang mandek (berhenti) di depan tv sehari hari, itu lebih mudah kena penyakit," katanya.

Ibu tiga putri ini termasuk orang yang khawatir terhadap kesehatan keluarga, terutama anak. Dia sangat menjaga makanan untuk anak dan menekankan kepedulian mencari tahu penyakit dan pencegahannya.

Misalnya, untuk mencegah demam berdarah. Shahnaz mencari tahu bagaimana kunci pencegahan. "Karena mencegah lebih baik. Kalau misalnya ada yang kena, saya mengetahui tanda awal. Jadi bisa langsung bertindak. Kan yang bahaya kalau sudah lewat," urainya. (ang)

Five Filters featured article: Chilcot Inquiry. Available tools: PDF Newspaper, Full Text RSS, Term Extraction.

Dirly 'Idol' Beri Semangat Peserta Audisi Indonesian Idol

Posted: 31 Jan 2010 11:35 PM PST

BANDUNG– Runner up Indonesian Idol 2006 Dirly tampil menghibur para peserta audisi Indonesian Idol 2010 di Sasana Budaya Ganesha (Sabuga) Bandung Jalan Taman Sari, Senin (1/2/2010).

Bersama finalis Indonesian Idol 2005, Kamaya, Dirly menyumbangkan beberapa lagu di hadapan peserta audisi. Di atas panggung kecil, Dirly menyanyikan lagu Sedang Ingin Bercinta yang dipopulerkan Ahmad Dani. Sementara Kamaya menyanyikan lagi Bintang Kehidupan yang dipopulerkan almarhum Nike Ardila.

Aksi Dirly dan Kamaya cukup meghibur peserta audisi yang sudah sejak pagi menunggu di Gedung Sabuga. Saat ini, panitia sudah menutup pendaftaran untuk mengantisipasi bertambahnya peserta audisi.

Dalam kesempatan tersebut, Dirly mengemukakan pengalamannya selama menyandang atribut finalis Indonesian Idol. Menurutnya, banyak hal bisa didapat dari ajang Indonesian Idol. Selain materi, Dirly mengaku bisa mengenal banyak musisi-musisi besar.

"Banyak  hal yang bisa saya peroleh setelah mengikuti Indonesian Idol.
Selain materi, saya jadi mengenal musisi-musisi besar. Indonesian Idol juga bisa jadi satu langkah menuju bidang  selanjutnya," kata Dirly.

Dirly juga berpesan kepada peserta audisi Indonesian Idol agar tidak cepat menyerah. Kalau gagal pada audisi tahun ini, kata dia, masih bisa mengikutinya pada tahun depan.

"Buat  calon Indonesian Idol 2010, jangan cepat menyerah. Kalau tahun ini gagal, bisa mengikuti ajang ini pada tahun depan. Kebetulan saja, saya hanya satu kali mengikuti audisi dan langsung masuk menjadi runner  up,"  kata Dirly (uky)

Five Filters featured article: Chilcot Inquiry. Available tools: PDF Newspaper, Full Text RSS, Term Extraction.

No comments:

Post a Comment