Laman

Saturday, February 26, 2011

Suami Dina Lorenza Terancam Dijerat UU Darurat

Suami Dina Lorenza Terancam Dijerat UU Darurat


Suami Dina Lorenza Terancam Dijerat UU Darurat

Posted: 26 Feb 2011 01:00 AM PST

JAKARTA - Adanya laporan kasus penipuan jual beli senjata dengan tersangka Ghatan Saleh Hilabi, tak menutup polisi untuk menjeratnya dengan UU Darurat No 12 Tahun 1951 tentang kepemilikan senjata api.

"Sampai sekarang, Polda Metro Jaya masih menelusuri dapat senjata dari mana, dari siapa, berizin atau tidak. Kalau tidak berizin, maka dikenakan Undang-Undang Darurat No 10 Tahun 1959," papar Kabid Humas Polda Metro Jaya. Kombes Pol Baharuddin Jafar, ditemui wartawan di kantornya, Sabtu (26/2/2011).

Peristiwa yang melibatkan Gathan bermula saat seorang pengusaha bernama Abdul Hakim terlibat jual beli senjata pada tahun 2008 lalu. Setelah membayar Rp40 juta pada Gathan, Abdul Hakim belum menerima surat-surat resmi senjata jenis handgun 'CIS kaliber 22' itu.

Bahkan Abdul Hakim telah membayar biaya tambahan Rp19 juta yang disebut Gathan untuk mengurus surat izin kepemilikan senjata api. Karena surat resmi tak kunjung didapat, Abdul memilih mengembalikan senjata itu pada Ghatan dan meminta uangnya kembali.

Merasa permintaannya tak digubris, Abdul melaporkan Ghatan ke Polda Metro Jaya pada 15 Februari 2011. Akibat perbuatannya itu, Ghatan dikenakan pasal 374 tentang penggelapan dan pasal 378 tentang penipuan.(nov)

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read our FAQ page at fivefilters.org/content-only/faq.php
Five Filters featured article: Collateral Damage - WikiLeaks In The Crosshairs.

Kasus Suami Dina Lorenza, Polisi Periksa 5 Saksi

Posted: 26 Feb 2011 12:38 AM PST

JAKARTA - Polda Metro Jaya telah memeriksa lima saksi atas kasus dugaan penipuan yang dilakukan oleh suami Dina Lorenza, Ghatan Saleh Hilabi.

Namun demikian, lelaki yang juga pernah menikah dengan aktris Cut Keke ini belum diperiksa oleh penyidik dengan alasan sakit. Sementara pihak korban menyatakan, Ghatan sedang menjalani rehabilitasi narkoba.

"Untuk kasus jual beli senjata, yang diperiksa sudah lima orang. Ghatan belum diperiksa, karena alasan sakit," ungkap Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Baharuddin Jafar, ketika ditemui wartawan di kantornya, Sabtu (26/2/2011).

Penyidik Polda Metro Jaya telah memanggil Ghatan. Kabarnya, jika panggilan berikutnya suami Dina Lorenza juga tidak datang, polisi akan memanggil secara paksa.

Peristiwa yang melibatkan Gathan bermula saat seorang pengusaha bernama Abdul Hakim terlibat jual beli senjata pada tahun 2008 lalu. Setelah membayar Rp40 juta pada Gathan, Abdul Hakim belum menerima surat-surat resmi senjata jenis handgun itu.

Bahkan Abdul Hakim telah membayar biaya tambahan Rp19 juta yang disebut Gathan untuk mengurus surat izin kepemilikan senjata api. Karena surat resmi tak kunjung didapat, Abdul memilih mengembalikan senjata itu pada Ghatan dan meminta uangnya kembali.

Merasa permintaannya tak digubris, Abdul melaporkan Ghatan ke Polda Metro Jaya pada 15 Februari 2011. Akibat perbuatannya itu, Ghatan dikenakan pasal 374 tentang penggelapan dan pasal 378 tentang penipuan.(nov)

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read our FAQ page at fivefilters.org/content-only/faq.php
Five Filters featured article: Collateral Damage - WikiLeaks In The Crosshairs.

Persiapan Nikah Pasha Sudah Rampung 40 Persen

Posted: 25 Feb 2011 11:49 PM PST

JAKARTA - Persiapan menjelang pernikahan kedua Pasha sudah rampung 40 persen. Vokalis Ungu itu pun mengaku sudah siap membangun rumah tangga yang baru.

"Kalau update-nya sih, baru itu doang baru fitting baju, kata designer kita Ferry Sunarto, itu baru 40 persen," paparnya ditemui di JCC, Senayan, Jakarta, Jumat (25/2/2011).

Lebih lanjut pemilik nama Sigit Purnomo Said ini mengatakan, acara pernikahan akan berlangsung sederhana. Bagi keluarganya dan Adelia, yang penting semuanya berlangsung dengan hikmat.

Lanjutnya, di acara pernikahannya nanti pun akan berlangsung cukup sederhana karena bagi keduanya menginginkan di hari kebahagiaannya nanti bisa dilangsungkan dengan penuh hikmat.

"Normal saja, kalau adat-adatan biasanya dilakukan sebelum hari H-nya, misalnya sehari sebelumnya adat Sunda, yang penting lancar dan hikmat" pungkasnya.(nov)

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read our FAQ page at fivefilters.org/content-only/faq.php
Five Filters featured article: Collateral Damage - WikiLeaks In The Crosshairs.

No comments:

Post a Comment