Laman

Sunday, June 5, 2011

Dorce Gamalama Ganti Nama!

Dorce Gamalama Ganti Nama!


Dorce Gamalama Ganti Nama!

Posted: 04 Jun 2011 11:20 PM PDT

JAKARTA- Kecintaannya terhadap orangtuanya yang sudah tiada, artis senior Dorce Gamalama rela mengganti namanya menjadi Dorce Ahmad Ketjepet Gamalama.

"Aku sudah lama pengen pakai nama itu, Saya bangga pakai nama ayah saya dan saya akan mengubah nama saya Dorce Gamalama menjadi Dorce Ahmad Ketjepet Gamalama," ulas Dorce saat di Yayasan Dorce Halimatussa'diyah di Jatibening, Bekasi, Jawa Barat, Minggu (5/6/2011)

Sebagai anak, diakui Dorce, dia sangat merindukan belaian kasih sayang kedua orangtuanya maklum saja ia tak mendapatkan hal tersebut sejak usia 3 bulan.

"Sebagai anak, saya merindukan kehangatan orangtua, klo saya ada masalah saya mau mengadu kemana, dari kecil saya nggak dapat kasih sayang dari orangtua terlebih dari saya berusia 3 bulan karena kedua orangtua saya sudah tiada," lugasnya

Saking sayangnya pada orangtuanya pun selain mengganti nama, Dorce mengaku akan menggunakan nama orangtuanya di batu nisan ketika ia dipanggil Sang Khalik

"Inilah ungkapan buat orangtua saya dan saya mau menuliskan nama saya di batu nisan ada Ketjepetnya," paparnya.(uky)

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters featured article: You Cannot Kill An Ideology With A Gun.

Pippa Middleton Saingi Sang Kakak?

Posted: 04 Jun 2011 08:09 PM PDT

LONDON - Rumor mengatakan, akan ada persaingan karier antara kakak beradik, Kate dan Pippa Middleton. Prediksi itu dilontarkan Oprah Winfrey dan Barbara Walters.

Dua bintang tersebut mengatakan bahwa bersaudara Middleton akan sangat fantastis untuk memandu rangkaian talkshow Amerika.

"Beberapa tahun lalu, ketika Kate putus sebentar dari Pangeran William, Barbara berusaha untuk mempekerjakan dia sebagai co-host," kata sumber yang dilansir National Enquirer.

Tapi sekarang Barbara berpikir Pippa lebih memesona daripada sang kakak. Pippa muda dan cantik. Dia dinilai akan cocok dan acara yang dipandunya akan mendapat rating yang luar biasa!

Diketahui, bukan hanya Barbara satu-satunya yang saat ini tengah merayu Pippa untuk memandu acaranya. Oprah juga mengincar Pippa untuk menjadi pembawa acara pada jaringan televisi miliknya.

"Oprah tahu acara itu akan mendapat peringkat besar karena Pippa memiliki semangat yang membara, dan Amerika begitu terobsesi dengan kerajaan," imbuh sumber.

Meskipun rumor telah mengatakan bahwa Pippa telah menerima beberapa tawaran, dia merasa belum siap untuk memutuskan. Pippa dikabarkan sedang bimbang membuat keputusan besar dalam hidupnya.(ang)

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters featured article: You Cannot Kill An Ideology With A Gun.

Dibui, Yoyok Tulis Biografi

Posted: 04 Jun 2011 07:03 PM PDT

JAKARTA - Tak banyak yang bisa dilakukan Yoyok selama berada di dalam tahanan karena terjerat kasus narkoba. Drummer Padi ini menghabiskan dengan menulis perjalanan hidupnya.

"Selama saya di penjara, saya lebih banyak menghabiskan waktu dengan menulis. Menulis apa saja tentang kehidupan. Yang pasti mengenai kehidupan saya," ucap Yoyok, di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, belum lama ini.

Pemilik nama lengkap Surendro Prasetyo ini tak mau dibilang sedang menulis biografi. Sebab, kata Yoyok, dalam biografi ada hal yang dibanggakan. Sedangkan dalam buku yang ditulisnya tidak ada yang membanggakan.

"Saya enggak berani bilang biografi karena biografi ada sesuatu yang bisa dibanggakan. Mungkin tepatnya saya lebih banyak sharing pengalaman hidup," lanjutnya.

Buah pikiran duda satu anak itu sudah dituangkan berlembar-lembar hingga mencapai empat bab.

"Sudah mau empat bab saya menulis. Di situ saya menceritakan kehidupan saya mulai dari kecil, masuk ke dunia musik, dan lika-likunya, tapi belum sampai masa sekarang. Masih belum selesai," tutupnya.(ang)

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters featured article: You Cannot Kill An Ideology With A Gun.

No comments:

Post a Comment